Rabu, 23 Mei 2012

Arti Cinta Sejati


Cinta... Lagi-lagi Cinta... 


            Cinta?? Nah.. ini dia pertanyaan terbesar sepanjang masa, apakah cinta itu? Tapi sebelumnya mari kita samakan dulu persepsinya, cinta yang lagi kita bahas sekarang adalah cinta dengan lawan jenis ya, bukan cinta kepada orang tua, saudara, atau yang lain. Oke..? Oke aja deeeh…

            “Cinta itu ya ka, kalo kata d’Bagindas mah C, I, En, Te, A,”. Wuihh... Itu kata kawan kita dr salah satu SMA. Katanya cinta itu adl suatu anugerah yang sangat luar biasa, tp susah didefinisikan. Lain lagi yang diungkapkan salah seorang Mahasiswa di perguruan tinggi swasta ini, dia bilang, “Cinta itu hrs saling menyayangi, mengerti, & memahami, nggak pandang fisik atau materi , kudu bisa nerima apa adanya.” Waaah, anak mahasiswa jawabannya memang berbobot. “Cinta itu adalah rasa suka dlm hati kepada lwn jenis. Biasanya ada keinginan utk memiliki. Tp kadang cinta juga jahat, jd saya nggak terlalu suka sama cinta,” kata seorang siswi dr SMA. Waah.. nggak suka sama cinta?? Ahhh.. yg beneeer.., hehe.

            “Cinta adalah sebuah gaya tarik menarik yang dipengaruhi oleh besarnya frekuensi & kuantitas gelombang yg menggetarkan hati, & melambungkan harapan elemen positif atau positron, sehingga sesuai dengan hukum kekekalan energi, elemen tersebut berimplikasi pada aplikasi di dalam mekanisme pikiran, perasaan, dan suatu aturan yang mendasarinya,” euleuh, euleuh… Kayanya kawan kita ini cucunya Einstein deh.. Heuheu.. Lebih parah lagi yg ini, “Cinta itu BUULSH*T, alias omong kosong,” Eits, emang knp mbak? “Cewe cuma jadi bahan permainan cowok aja, sungguh menyebalkan!” Oo gtu.. Ckckck..

            Pandangan tentang cinta emang subjektif, tergantung dari sudut pandang, pola pikir, dan pandangan hidup masing2 org. Karena itu, kalo ditanyakan ke masing2 org jawabannya beda2. Kesalahan dlm memaknai cinta akan berakibat pada kesalahan bersikap dlm mengekspresikan cinta. Kalo udah begini nanti yg datang adl bencana buat diri kita sendiri. Trus gmn dong makna cinta yg sesungguhnya?

            Nah ini dia. Krn kita muslim, tentunya definisi cinta dlm Islamlah yg kudu kita ikutin dan diaplikasikan. Karena dgn cinta yg Islami inilah kita akan selamat dlm mencintai pasangan kita dlm keridhaan Allah dan RasulNya.

            “Bagi saya cinta sejati adl cinta yg didasarkan pd keimanan kpd Allah & dilaksanakan sesuai tuntutan syari’ah. Inilah cinta sejati yg ada dlm Islam. Selain itu, yg ada hanya cinta gadungan, yaitu cinta palsu yg sebenarnya hanya tipu daya syaithan, atau hawa nafsu, atau cinta ala binatang,” kata Ust. Shiddiq Al Jawi dosen STEI Yogyakarta. Waah.. Betul sekali ustadz, saya setuju! Nah.. Catet tuh bro..

            Itulah dia cinta sejati, cinta yg dibangun di atas kecintaan & ketaatan kpd aturan Allah & RasulNya, syari’at Islam. Kalo kt sungguh2 mencintai pasangan kt, mk cara mencintainya hrslah dgn menaati aturan Allah & RasulNya, yaitu dgn menikah. Kalo diluar itu kaya’ pacaran sih bukan cinta namanya. Dgn kata lain, kalo kita mencintai pasangan bukan dgn syaria’at Allah & RasulNya sebenernya itu cuman cinta semu, yg akan menyisakan luka & dosa di hati. Hayoo.. . Nah, Utk mengetahui scr mendalam bagaimana Islam mengajarkan caranya mencintai dan dicintai pujaan hati, nggak ada cara lain selain dgn ngaji, nuntut ilmu (ta’lim). Hayo ngaji.. biar cinta tetep bersemi demi meraih ridho illahi.. Yuk! (disaring dari majalah d’riser edisi 10)

            Teruslah melangkah maju, jgn pernah berhenti, walau hrs terpincang-pincang, atau hrs merangkak, tetap pertahankan apa yg telah mjd cita2 kita. Jgn pernah menyerah, kalau menyerah tandanya kalah. Jgn pernah berhenti, kalau berhenti nanti menyesal di kemudian hari. Jgn takut, kalau takut nanti kita tdk akan pernah melakukan apa2 dlm hidup kita. Jgn hiraukan org2 yg bisanya cuma menghina atau mencela, krn apa yg mereka katakan tdk akan pernah ada pengaruhnya pd kt. Kita akan tetap maju dgn cita2 kita, sementara mereka akan berhenti dgn celaan & hinaan mereka sendiri. Kelak, semua akan mengetahui siapa yg akan tersenyum paling akhir.


Sabtu, 19 Mei 2012

keseharian Muslim Amerika Serikat


All American Muslim, Serial Keseharian Muslim Amerika Serikat


Suka duka menjadi Muslim di Amerika Serikat menjadi ‘nyawa’ tayangan All American Muslim. Ini adalah serial televisi yang menceritakan kehidupan sehari-hari umat muslim di Dearborn. Acara ini mulai ditayangkan bulan November lalu.
Sang sutradara, Mike Mosallam membuat delapan seri yang berisi kehidupan Muslim yang belum begitu familiar dengan masyarakat Amerika. “”Kami ingin memberikan contoh yang baik untuk menunjukkan bahwa kita muslim yang mungkin masih tradisionel, tapi kita juga Amerika,” kata salah seorang keluarga yang kisahnya ditayangkan dalam reality show ini.
Menurut laporan Council on American-Islamic Relations (CAIR) dan Universitas California untuk studi ras dan gender, mengatakan bahwa Islamofobia di AS meningkat. Sebuah jajak pendapat terakhir menemukan 43 persen orang Amerika mengaku memiliki ‘sedikit’ prasangka terhadap Muslim.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah perusahaan iklan di Amerika Serikat mencabut promosi mereka di TV kabel TLC. Mereka menarik iklan untuk serial All-American Muslim setelah mendapatkan tekanan dari kelompok sayap kanan dan kelompok Kristen.
Asosiasi Keluarga Florida (FFA) memimpin kampanye mendesak perusahaan untuk menarik iklan pada program All American Muslim. Mereka mengklaim All American Muslim adalah propaganda yang dirancang untuk  memajukan Islam fundamentalis dan memperjuangkan hukum syariah. Dari kampanye ini, mereka menargetkan  65 dari 67 perusahaan akan menarik iklan mereka. Sebelumnya, perusahaan yang beriklan di sini antara lain  Bank of America, Campbell Soup Co, Dell, Estee Lauder, General Motors, Goodyear, kopi Green Mountain, McDonalds, Sears, dan Wal-Mart.
Sementara itu, sejumlah Muslim mengatakan ditariknya iklan dari program iklan ini hanyalah didorong oleh fanatisme anti-Islam saja.
Walupun sejumlah ilkan banyak yang ditarik, juru bicara TLC, Laurie Goldberg, mengatakan acara All American Muslim akan terus ditayangkan sesuai rencana. “Tidak ada rencana untuk menarik pertunjukan. Acara ini akan terus seperti yang direncanakan,” kata Goldberg.